Menu

Dua Bos Limbah Kabupaten Bekasi Berseteru, Ngeri-ngeri Sedap

IAN/RN/JD

Senin, 21 Maret 2022 - 02:41 WIB
Dua Bos Limbah Kabupaten Bekasi Berseteru, Ngeri-ngeri Sedap

Budiyanto salah satu bos limbah

JD - Dua bos limbah di Kabupaten Bekasi berseteru dan saling lapor ke polisi, mereka adalah Budiyanto dan Hartono M Fadli, yang diketahui kedua mencari keadilan di ranah yang berwajib yang saat ini tengah berproses di Mabes, Polda Metro Jaya bahkan Polres Kabupaten Bekasi dan Polres Karawang.

Perseteruan keduanya yang semula kawan,  diduga diawali dari sejumlah kesepakatan yang tidak berjalan dengan baik dan ada yang merasa dirugikan. Namun ada yang patut diacungi jempol, keduanya mengadukan permasalah ini ke pihak kepolisian dan alias mengambil jalur hukum dan bukan ambil hukum jalanan, meski pun gesekan berpotensi terjadi kapan saja.

Karena diketahui kedua bos limbah di Kabupaten Bekasi ini sama-sama orang ternama yang memiliki basis masa yang tidak sedikit.

Di Kabupaten Bekasi hingga di Kabupaten  Karawang jika melihat sejarah, gesekan yang sering terjadi, biasanya disangkut paut kan dengan limbah atau pun penguasaan lahan. Seperti yang terjadi pada Kamis 30 September 2021, dua ormas nyaris bentrok di kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC) Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.

Tidak lupa di ingatan bentrok pada 24 November 2021, bentrok antar ormas di Karawang ini menyebabkan satu orang tewas akibat dikeroyok.

Budiyanto sendiri yang memiliki latar belakang aktivis dan politikus Islam, tetap bertahan dalam prinsip yakni menggunakan jalur intelektual dalam menyelesaikan yang dilaporkan oleh lawannya, sementara Hartono pun hingga saat ini juga melakukan hal yang sama, pasalnya Hartono kini dikenal sebagai orang yang dekat dengan kegiatan keagamaan. Berikut runtutan perseteruan saling lapor antara Budiyanto dan Hartono M Fadli, para bos limbah di Kabupaten Bekasi.

1. LP Hartono di Polsek Cikarang Pusat, 25 Agustus 2021. Terlapor Budiyanto dan PT. Mahadaya Asia Eropa. Pasal 372/378 KUHPidana.

Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mesin Steelcord.

2. Gugatan Perdata Hartono No. 230 di PN Cikarang, 29 September 2021. Tergugat Budiyanto dengan Nilai Gugatan Rp. 18 Milyar.

3. LP Hartono di Polres Metro Bekasi. Terlapor Pihak Lain. Dugaan Penipuan dan Penggelapan. Pasal 372/378 KUHPidana.

4. LP Hartono di Polres Metro Bekasi, 23 September 2021. Terlapor Budiyanto Dugaan Penipuan dan Penggelapan pasal 372/378 KUHPidana. Kwitansi Hasil Modifikasi dan Rekayasa Peristiwa.

5. LP Hartono di Polres Metro Bekasi, 08 Desember 2021. Terlapor Budiyanto. Pasal 372/378 KUHPidana. Dugaan Penipuan dan Penggelapan. Kwitansi Hasil Modifikasi dan Rekayasa Peristiwa.

6. Gugatan Perdata Hartono No. 260 di PN Cikarang, 03 November 2021. Gugatan Mesin Steelcord senilai Rp. 4,4 Milyar.

7. LP Hartono di Mabes Polri tanggal 07 Februari 2022. Terlapor Budiyanto Dugaan pasal 374, pasal 372/378, pasal 263/266, pasal Tindak Pidana Pencucian Uang.

BUDIYANTO Melaporkan HARTONO:

1. LP Budiyanto di Polda Metro Jaya pasal 263/266 KUHPidana, tanggal 31 Desember 2021. Terlapor Hartono M Fadli;

2. LP Balik Budiyanto di Polres Metro Bekasi, pasal 220 KUHPidana, 25 Januari 2022. Terlapor Hartono M Fadli dan Akhmad Saputra alias Japut.

3. LP Budiyanto di Polres Karawang, pasal 263/266 KUHPidana dan UU 24/2013  perubahan atas UU 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan, 21 Februari 2022. Terlapor Hartono M Fadli dan PT. Kuta Singa Perbangsa

4. LP Balik Budiyanto di Polda Metro Jaya pasal 317/220 KUHPidana, 15 Maret 2022. Terlapor Hartono M Fadli dan Ganda Herdiana.

5. LP Budiyanto ke Polda Metro Jaya pasal 372/378 KUHPidana, 20 Maret 2022. Terlapor Hartono M Fadli dan PT. Harrosa Darma Nusantara.

Sementara Hartono M Fadli sudah melaporkan 5 LP Polisi dan 2 Gugatan Perdata, Budiyanto telah melaporkan 5 Laporan Polisi.